Thursday, September 15, 2005

2002

dunia kembali mampat, keceriaan, pertemuan, tawa, dan pertengkaran terulang kembali. ini bukan tiruan murah dari gempa waktu. begitu mudahnya aku terseret kesedihan.

di antara orang2 itu dia tampak ceria, tersenyum simpul sambil jongkok. rambutnya dikucir seadanya, tangan kirinya memakai jam sporty model lama (hei, dia bakalan kesulitan menulis!), tak lupa kemeja putih, jeans dan tas biru-kuning favoritnya.

sesuatu yg berat menggelayuti tenggorokan, aku sulit bernafas. mati2an aku berusaha menahan air mata. ku tarik sedikit tutup kepala jaketku sebatas mata. kukira cukup untuk menyamarkannya.

aku selalu takluk dengan pandangan mata itu. aku selalu luluh dengan senyuman itu. sekarang bayangannya memenuhi kepalaku. tidak menari, hanya berdiri manja seperti biasanya. pandangan tak bersalah seolah tidak tahu kenapa aku berdiri terkantuk2 di depan pintu.

"siapa yg mau pulang ke jakarta?" dia tersenyum jahil.

aku kehabisan kata. tidak ada lagi yg terlintas selain kesedihan. tidak boleh ada lagi airmata yg tumpah. airmata hanya akan memadamkan pelita dalam perjalanannya.

Life is full of lots of up and downs,
And the distance feels further
when you're headed for the ground,
And there is nothing more painful
than to let you're feelings
take you down

dia gumamkan sepotong lirik dng suara yg tidak bisa dikatakan merdu. mending ngerap sekalian, aku komplain. padahal akupun tak bisa menyanyi. tetapi keajaiban terjadi ketika kami menyanyi bersama. kami terbang menuju bulan, bermain diantara bintang gemintang, dan bermandi hidrogen musim panas di jupiter dan mars.

tinggal sekerat lirik yg merekat erat di dasar helikopter kita. tertiup angin, memutar baling2 terus terbang. melihat sapi, ayam, penguin dan ikan paus berputar mengecil di permukaan bumi. bulan seharusnya ikut berdansa bersama kita.

1 comment:

mE'i said...

Hidupmu penuh warna ya kala itu??
Hampir tiap hari gw baca tulisan ini.. gak tahu napa ya? Gw terasa disana.. melihat semuanya..
Tenggorokan gw serasa tercekat, kerongkongan gw kering.. gw kok ikutan sedih sih??
Kenangan itu akan selalu ada, jgn berpikir bisa melupakannya.. :):)