Monday, March 20, 2006

Senja di atas Gazibu

Senja di atas Gazibu
untuk kekasihku

baru saja aku melihat senja
senja yang sama
seperti yang pernah kulihat
sewarna rambut kekasihku beberapa bulan lalu

senja itu masih sama seperti kemarin
seperti kemarinnya
dan seperti kemarinnya lagi

senja biasa
dengan matahari yang kelelahan
dengan sedikit mendung
dan sedikit jingga yang menggantung

senja biasa
tidak terang
dan tidak pula gelap
kadang ada bintang merah di ujungnya

kadang kalau aku beruntung
ada selarik cahaya matahari
yang terperangkap di sela awan
terurai menjadi cahaya warna warni
cahaya yang dulu selalu kuhayalkan dari surga
dan kini kutahu hanya ada di Bulan Desember

senja memang tidak biasa untukku
sepenggal waktu
berwarna oranye kemerahan
karena matahari belum sempurna tertelan cakrawala
dan terang belum beranjak sepenuhnya

menatap senja
menatap lukisan di kanvas langit barat
ketika Sang Juru Taman menata bata
untuk pagar tamanNya

2 comments:

retma-haripahargio said...

Kenapa cuman Desember sih Lon??? **bingung MODE ON**

matahari said...

wah, tanya yg bikin puisi kali ya, mbak? ;))