Thursday, May 18, 2006

erupsi merapi dari tengah kota

awan panas itu membubung tinggi, lalu meluncur ke arah lereng. tebal dan berwarna abu-abu. teksturnya kasar seperti bulu domba lokal. penduduk lokal menyebutnya "wedhus gembel". walopun mbah marijan sudah mewanti2 agar sebutan gak pantas itu ga dialamatkan kepada merapi dan penghuninya.

peristiwa alam ini jarang terjadi di gunung api seaktif merapi sekalipun. walopun di lereng merapi keadaan pengungsian serba prihatin, orang2 di kota sekitarnya menjadi tertarik untuk melihat pemandangan menakjubkan itu. mungkin ada hubungannya dng blow up media secara besar2an. Kompas saja sejak status merapi dinaikkan menjadi "siaga" selalu memberikan laporan merapi di halaman 1. puncaknya hari selasa 16 Mei 2006 dng layout halaman 1 yg sangat provokatif :D

tempat2 yg memungkinkan melihat merapi dng jelas segera saja dipadati orang2. jembatan code, jalan kaliurang, kleringan mendadak macet. orang2 sedang menengok ke utara ke arah mbah merapi sedang batuk. ibu2 rumpi, anak kecil, mahasiswa berkamera, wartawan, pasangan muda-mudi, tukang andong, tukang becak, you name it!

yeah, cuma nemenin mba nur buat liat kerumunan orang di jembatan code. karena jaraknya cuma 2 menit pake motor dari kantor, gw langsung ngiprit ikutan :D maaf, tapi jam setengah 5 gw blom ada kerjaan. hehehe...

kalo orang2 kantor bilang, gw "ndelok uwong ndelok". ngeliatin orang liat :D

1 comment:

didik_durianto said...

Mbah Maridjan vs wedhus gembel sama dengan blow up media,
but
Lawni vs Ngiprit sama dengan hasil jepretan yang t.o.p.b.g.t
Sehingga, menghasilkan kualitas gambar yang indah tak kalah indah dengan keindahan asli kali code yang mengindahkan tata ruang dan tata kota serta menghindahi latar belakang merapi di pucuk sana (lho...)
ditunggu updating-nya brurrr... gimana kelanjutan merapinya...
kelanjur penasaran neh. apakah wisata erupsi di atas jembatan gondolayu masih aja ada atau dah gak ada yang liat lagi. eh gimana kabar terbaru mbah maridjan, dan si petruk yang lagi batuk.

eh kapan ngiprit lagi di sela-sela paha (eh) di sela2 kesibukan mengaktualisasikan 0,0005 persen otak canggihmu di kompas. hehe... betul juga kamu ri!!!!