Thursday, May 04, 2006

Kanjeng Rama, hari ini

Adzan bersahut-sahutan dari mushola ketika aku merebahkan tubuh di kamar. Dia pasti sudah bangun untuk bersiap ke masjid. Angkat telepon ini, Pak.

Hari ini dia berusia 68 tahun. Usia yg menurutnya sudah sangat tua. Bisa bertahan hidup selama ini membuatnya sangat bersyukur. Melihat dua orang anaknya bisa menamatkan sekolah yg dia tidak bisa capai. Mungkin berkat bantuan obat2an yg dia telan tiap 3 kali sehari. Pil penyambung hidup katanya. Pil-pil obat jantung koroner. Tapi menurutku, itu semua terjadi karena kuatnya tekad dan doa. Tekad untuk menjadi vegetarian dng menu tertentu agar tidak membiarkan darah dagingnya terpuruk seperti dirinya dulu ditinggal ayahnya.

Dia adalah ksatria berjubah putih bagiku.

Dia menolak mentah2 doaku agar dia panjang umur. Dia mengharapkanku untuk mendoakan agar dia pendek umur. Agar tidak bertambah lagi dosanya di dunia ini. Duh, Kanjeng Rama, aku hanya berani berdoa agar sisa umur yg diberikan Allah bisa memberikan berkah untukmu dan waktu yg tersisa itu bisa engkau manfaatkan untuk menjadi berkah buat orang lain.

No comments: