Saturday, November 11, 2006

kerlip di langit malam

malam ini hati gw tenang sekali. mungkin terpengaruh dng ichi rittoru no namida yg gw tonton sampe jam setengah tujuh pagi tadi. gw jadi menikmati setiap detik yg gw lalui. ichi rittoru no namida adalah dorama yg diangkat dari kisah nyata. mengisahkan ttg anak usia 15 tahun yg kena Spinocerebellar Atrophy dan menuliskan kehidupannya di diary. krn penyakit itu, otaknya kehilangan fungsi untuk mengontrol kemampuan tubuhnya. dia menjadi semakin lemah dan akhirnya meninggal dalam usia gak lebih dari seperempat abad.

gw mikir brapapun waktu yg tersisa buat kita, sebaiknya enggak kita habiskan dalam penyesalan. menyapa teman lama, menyambung tali persaudaraan, menyatakan cinta yg terpendam, menikmati sinar matahari, lebih banyak tersenyum, menelpon orang2 yg kita sayangi sebelum semuanya hanya isa kita wujudkan dng berandai2 melalui mesin waktu.

hari ini gw memberanikan diri untuk menyapa teman lama. hehe, teman yg sbenernya gw takuti krn gw punya hutang janji kepadanya. reaksinya gak kebayang sebelumnya. walopun gw yakin dia enggak lupa sama utang janji gw, tapi dia tetep ramah berakrab2 sama gw. iya, sebagai teman lama yg udah terputus oleh jarak dan waktu selama lebih dari 2 tahun, rasanya menyegarkan jiwa. tiba2 hati ini menjadi hangat.

malam ini jadi enggak dingin. setiap bintang adalah orang2 yg menyayangi kita. setiap malam melihat ke bawah. menyapa kesendirian kita. ikut memeluk kita ketika kita ada di pojok ruangan memeluk lutut.

sekarang gw tidak takut menjadi sendirian.

4 comments:

suryasenja said...

Kita tidak akan sendirian selama kita masih punya kasih di hati kita...

MysticalPigz said...

*jiyeeee...suiit suiiwww..

menurut gw sifat yang paling manusiawi adalah ngerasa kesepian. huehuehue.. gw kok jadi sok serius gini yak?

nurdien aji said...

ada hal-hal yg emang lebih baik tetap terkuburkan

Amma said...

jangan pernah merasa sendiri..:).