Tuesday, March 25, 2008

Munculnya Sebuah Ide

Sebuah lampu yang menggantung 20 sentimeter di atas kepala menyala terang. Ide lain telah lahir dan gak isa disembunyiin dalam otak sempit ini. Harus keluar, harus keluar, harus dikeluarkan walopun cuma sebatas coret2 di kertas buram atau lebih beruntung dengan menuliskannya di dalam komputer. Gak isa istirahat sampai sari ide itu telah mentas dari angan. Hasilnya jangan ditanya, hampir seluruhnya absurd.

Begitu pula yang ide satu ini. Memikirkannya aja bikin dada mengembang lebih besar dari biasanya. Gw menghirup oksigen lebih banyak dan lebih segar dari biasanya. Kaki ini melangkah ringan, alih2 belepotan lumpur jalanan bekas hujan sore tadi, gw seperti terbang menginjak awan. Walopun gw berjalan ke depan, tapi perjalanan ini gak isa dijelaskan lewat pendekatan ilmu pasti. Gw berbelok2 lebih tajam dari cahaya yang dipengaruhi lubang hitam dan gw melaju lebih cepat dari cahaya hanya dengan memakai energi sebesar manusia membalikkan telapak tangan. Mustahil.

Cepat2 gw buka Mary-Star, gw pindahin nyala lampu ini ke dalam diskdrive-nya. Biar tetap menyala sampai tiba waktu menambah nyala terangnya.


(ternyata gw udah lama absen dari tulis menulis blog, ah, pekerjaanlah yg akhirnya jadi kambing item)

No comments: