Monday, April 14, 2008

Hangat Hujan Di Pinggir Kramat Raya

Perempuan tua dalam jilbab lusuh
Lamunannya mengambang di atas api tungku tambal ban
Cahaya yang lemah berkejap di sela2 hujan
Memantulkan kegundahan dalam tiap percik airnya
Nggrejih

Langit merah Jakarta tak menunjukkan keramahan
Bahwa hujan akan segera berhenti

Bau minyak tanah dan karet terbakar adalah penebusan akan hangat nyala api
Sehangat itulah yang ia dapat
Sampai nyala api mengecil
Tandas bersama sisa minyak tanah

Malam masih sangat muda di Kramat Raya

1 comment:

mbahjadol said...

puitis, :D