Sunday, February 08, 2009

Nusantara di Tahun 2009 (1)

Medan (hari pertama)

Berangkat langsung dari kantor, gw menuju Medan seperti pada perjalanan yang lalu. Rencana perjalanan juga seperti tahun lalu. MedanPalembangSemarangSurabayaBalikpapanMakassar. Tiga minggu ini gw bakal idup dari hotel ke hotel, dari bandara satu ke bandara yang lain, mirip kek pengembara. Bedanya ini lebih terencana dan punya layanan akomodasi yang lumayan.

Walaupun take off dari Soekarno Hatta dalam hujan deras, tetapi dua jam kemudian pesawat mendarat di Polonia dalam keadaan yang sempurna. Bahkan tidak mengalami kendala guncangan selama penerbangan. Kecuali mendapati kenyataan bahwa gw yang duduk di kursi E harus ikhlas kalo teman samping gw pada gede2 semua. Alhasil, gw yang juga masuk ukuran gede ini kejepit.

Landing pukul 18.00 ternyata Medan masih terang benderang. Agak aneh juga rasanya, tetapi ini berarti ada tambahan waktu sore yang cukup untuk menjelajahi Medan. Setelah check in di hotel di tengah kota, para kamerad yang bertugas di Medan menunjukkan keramahan lokal dengan ngajakin wisata kuliner.

Mas Desky


Gusti dan Pak Sopir


Kunjungan pertama adalah Sate Memeng. Namanya memang agak “mengundang”, tetapi rasa dari sate memang mengundang selera. Bayangin saja, sate sapi (mereka bilang lembu) dibakar dengan arang kemudian disajikan panas2 dalam balutan bumbu kacang yang sedap. Luar biasa sekali. Apalagi dimakan dengan perut keroncongan di pinggir sebuah jalan pada saat malam baru merekah.


Situasi Kedai Sate Memeng



Satu Porsi Sate Memeng


Sebagai penuci mulut, kami memburu es krim Ria di tengan Pecinan Medan. Sekilas pandang, toko Ria ini ngingetin Restoran Es Krim Ragusa di Jakarta Pusat. Gw gak salah pilih karena milih es krim alpukat yang ternyata memang sangat lembut di mulut. Rasa gurih susu bercampur dengan manis gula dan lembut tekstur alpukat bikin rasanya sangat luar biasa. Harganya juga termasuk murah, kami berempat hanya menghabiskan kurang dari 40.000 rupiah untuk semua es krim yang kami makan dan camilan lainnya. Harapannya sih kepengen nambah sate padang yang dijual di depan restoran, tetapi apa daya perut sudah kekenyangan.


Es Krim Ria

Cukuplah untuk hari ini. Esok mungkin masih ada kesempatan buat makan Durian Medan.

2 comments:

Luthvi said...

huhuhu....mau es krimnya....

ada ga yah yang mo traktir aku??? wisata kuliner gratis gitoo.....

kan asik tuh isa nyobain apa2 ajah...

matahari said...

@ delulut: di jogja makan es krim yg enak di mana, ya? mending makan sate klathak aja. maunyaaah :P

@ kecil: kapan2 ke Medan tugas bareng lagi :D kan ngandelin tugas aja nih. kalo dari kantong sendiri ya mahaaaal. lebih murah ke Singapura keknya. yuuuukkkk :D :D