Saturday, May 23, 2009

Lomba mykompas.com Web Slice Moment

Hari ini gw ikutan MYKOMPAS.COM WEB SLICE MOMENT. Hahaha, buat seneng2 aja sih. Karena akhir2 ini kepengin isa lebih produktif dari cuma rutinitas kosan-ngantor-kosan.

Foto ini bertemakan Rebutan Browsing dengan konsep “Paper Child – Anak2an Kertas”, yaitu menggabungkan gambar dengan real life photo. Jadi, untuk membuat adegan ini, gw bikin sketsa dulu apa yang mau digambarkan. Sket cepat hanya membutuhkan waktu setengah jam dan setengah jam lagi untuk membuat finishing dengan tinta. Setelah jadi, gambar mulai digunting dengan pola yang sudah dibentuk mengelilingi gambar.


Sketsa Cepat

Finishing

Mari Menggunting

Selanjutnya dimulailah photo session :P hal yang paling berat dari semua ini adalah membuat foto ini kelihatan natural. Si Paper Child kelihatan “ditarik” dan gw keliatan “kesal”. Butuh 50 kali penggambilan gambar sampai dengan hasil yang gw mau. Jadi tambah berat karena photo session ini gw lakuin sendiri. Harus berpose ria sambil nungging2, satu tangan pegang Paper Child, dan satu tangan lagi pencet2 kamera. Hasilnya ya begitulah. Agak2 under karena sinar matahari gak langsung sampe kamar.

Percobaan Photo Session

Doakan dan dukung gw! (udah kek slogan caleg aja nih)

NB: untuk liat2 Paper Child yang lain, silakan ke
sini aja.

Tuesday, May 19, 2009

Sebenernya Begini, Mas

Obrolan itu terus berlanjut.

Rekan Senior : Sebenernya istri saya gak keberatan kalau saya kawin lagi.
Matahari : Oh ya, berita baru tuh.
Rekan Senior : Dia bilang ke saya: “Mas, aku cuma ada tiga syarat: 1. Wajahnya harus lebih cantik dari aku, 2. Akhlaknya harus lebih mulia dari aku,”
Matahari : Terus yang ke-tiga apa, Pak?
Rekan Senior : Yang ke-tiga dia bilang, “Yang ke-tiga, langkahi dulu mayatku.”
Matahari : Jaaah!

Sunday, May 17, 2009

Gak Boleh Ditiru

Dalam sebuah perjalanan dinas, ngobrol adalah salah satu cara untuk membunuh waktu dan kebosanan.

Rekan Senior : Kalau di lapangan, lo akan ada di lingkungan bisnis yang sebenernya. Shits happen!
Matahari : Whoa, is that right?
Rekan Senior : Yeah, kalau duid pelicin sih gampang lah itu nolaknya. Tapi ada yang gak mudah buat ditolak.
Matahari : Apaan tuh, Pak?
Rekan Senior : Rayuan janda….


Ala~

Jangan Bilang Nyai

lapeeeeeeerrrrrrrrr, makan indomie yuk (sssssttt, jangan bilang Nyai)

Monday, May 11, 2009

Nusantara di Tahun 2009 (7)

Makassar / 18 – 19 Februari 2009

Bau ikan bakar harum menguar di udara. Begitu nyata kalau gw ada di daerah yang kaya akan masakan laut. Makassar! Ini kali kedua gw mengunjungi pesisir pantai Losari. Tetapi menu yang disajikan malam ini gak beda dari kali pertama gw datang ke tanah kelahiran Daeng Karaeng Bonto Mangape, Si Ayam Jantan dari Timur. Bolu bakar dengan sambal sedap terhidang di meja. Bolu adalah sebutan lokal untuk ikan Bandeng. Agak merepotkan memang bagi orang Semarang yang terbiasa dengan bandeng tulang lunak langsung santap tanpa harus memilah duri Bandeng. Maklum, ikan Bandeng terkenal dengan durinya yang banyak. Yang menantang dari santap malam ini bukanlah memilah-milih daging ikan agar tidak salah menelan duri, tetapi berhati2 agar tidak terjerumus dalam kenikmatan sesaat tergoda dengan sambal pedas yang mengobarkan nafsu makan. Mohon dapat membaca kata pedas dengan intonasi PEDUASHHH!! Mantabh!

Lain ceritanya ketika keesokan harinya bersantap di Rumah Makan Paotere di Jalan Sabutung no 46. Di restoran yang terus mengepulkan asap bakaran ikan dan menularkan hawa panas ke ruang makan, orang2 seakan tak berhenti mengalir. Sebelum serombongan orang selesai dengan hidangan mereka di meja, sudah ada serombongan orang lain yang mengantri untuk meja tersebut. Hebatnya pula, ketika ikan Bolu sempat diberitakan mempunyai kandungan racun dan tidak ada restoran lain yang buka, RM Paotere tetap buka dan otomatis mendapat limpahan berkah dari berita tersebut. “Dibakar dengan diolesi madu dulu rahasianya”, kata salah seorang pekerjanya.

Tetapi yang mungkin bikin restoran ini naik daun adalah SBY beserta istrinya pernah berkunjung untuk santap siang bersama rombongan pejabat setempat. Hal ini dibuktikan dengan foto yang dicetak besar2 dan ditempel di dinding restoran. Jadi ketika ada kesempatan ke Makassar dan bertanya di manakah tempat makan ikan Bolu yang enak, maka sang pelancong akan diantar ke RM Paotere sebagai tempat “Favorit SBY”. Word of mouth memang sangat dahsyat dalam marketing. Soal rasa? Paduan kesegaran ikan bolu, kekayaan rempah dan bumbu, serta racikan sambal yang yahud akan membuat lidah tak pernah meminta berhenti untuk mengecap. Sedap!

NB: Akhirnya selesai juga rangkaian jalan2 nusantara awal tahun ini. Karena malas menulis, jadinya baru setelah tiga bulan rangkaian tulisannya dapat ditutup. Itulah mengapa gw gak kerja sebagai jurnalis, hehehe. Ok, mari kita tunggu petualangan apa lagi yang menunggu di sisa tahun ini.

Saturday, May 09, 2009

Wrong Answer!

Friday English Class at Menteng. The tutor, Eric-sensei, was about to tell me about the result of the test I took on the other day. Fortyfive questions of multiple choices reading test is not my thing. Beuh….

Eric-sensei : You, I have to say I’m very disappointed in you, Matta.
Matahari : Whoa, is it that bad?
Eric-sensei : Yeah. You made a mistake!
Matahari : I made a mistake?
Eric-sensei : Yeah!
Matahari : A mistake?
Eric-sensei : U-huh.

Tuesday, May 05, 2009

second

Happy second anniversary, Dear. Jah bless us all.