Sunday, November 22, 2009

What’s in a Name?

I love Pizza

Tonight, Kecil and I decided to go to dine at EX. We chose Pizza Hut over the others because the restaurant is near the center stage so we can still hear the live performance from “we never heard before” bands. When we enter the hut, it was blues jam by a trio (two or them expartriats, we presumed) which was playing 15 or (30 minutes) non stop blues.

One of the hut’s waitress greeted us and then lead us where to sit.

“Here you are, sir. Have a menu. If you want to order, please kindly contact me, Rina” said the waitress.

Kecil wanted a lasagna and I wanted a taste of beef spaghetti. In a flick of a hand, I call for an assistance. A waiter approached.

“Ready to order, Sir?” said the waiter.

“We would like to have lasagna, beef spaghetti, chicken wing, ice lemon tea, and mocca float, please”.

“Perfect choice, Sir. Please wait for 14 minutes to complete your order. If you have anything else to ask, please contact me, Panji.” said Panji the Waiter showing his name tag.

A little chit and a bunch of chat, Kecil dan I built that evening until all of our order served. Another waiter showed up in the middle of dinner to place extra napkin on our table.

“Here are extra napkins, Sir. Are all of your orders served, Sir?” said the waiter.

“Hhmmm, yeah (munch munch munch).” I can’t talk much when my mouth is full :D

“Well then, if you want to order ice cream for desert, please do contact me, Yan.” then he left.

I looked at Kecil and said, “Ay, we have been here for not more than half an hour, yet we already have to memorize three of the employees. I guess when we leave the restaurant in an hour, we will know all of the employees and their managements.”


Share on Facebook

Wednesday, November 18, 2009

Hidupku Menyedihkan (??)


Terpapar Komputer


Sedikit ilustrasi kehidupan gw setiap hari:

1. Pukul 05.00 : Bangun pagi,

2. Pukul 05:30 : Masih menggeliat di kasur,

3. Pukul 06:00 : Mandi pagi,

4. Pukul 06:30 : Berangkat ke kantor,

5. Pukul 07:00 : Mulai bekerja,

6. Pukul 11:30 : Istirahat,

7. Pukul 12.30 : Mulai bekerja,

8. Pukul 15:30 : Jam pulang tetapi masih bekerja,

9. Pukul 18:00 : Biasanya baru bisa pulang,

10. Pukul 18:30 : Nyampe kosan,

11. Pukul 19:00 : Cari makan + ngapel,

12. Pukul 22:00 : Balik ke kosan + lain-lain,

13. Pukul 24:00 : Baru bisa tidur.

Mari kita lihat, aktifitas sehari-hari yang berarti harus berinteraksi dengan komputer adalah nomor 5,7,8, dan 12. Jika gak ngapel seperti hari ini, maka nomor 10 dan 11 harus terpaksa dimasukkan ke dalam kelompok kegiatan tersebut. Kalau dihitung-hitung dalam sehari, 9.5 – 13 jam gw terpapar radiasi komputer.

Dengan kenyataan ini, keknya gw harus ikut program terapi penyembuhan kecanduan komputer dan internet. Ada referensi bagus yang bisa dikontak?


Share on Facebook

Tuesday, November 10, 2009

Eyes On Me

Tak sengaja kursor ini memasuki folder yang lama tak pernah terbuka. Kapsul waktu dari tahun 1998 ini seolah2 membuka kembali lembaran2 kenangan pada masa2 pertama kali kuliah. File2 karya tulis, tugas2 konsep Studio Perancangan, gambar2 kerja berekstensi DWG, orasi2 membara, musik2 dari zaman yang berbeda, dan tentu saja foto2 lama. Lucunya, saat ini musik2 itu tampak lebih menarik memento yang lain.

Dengan segera, mata ini tertuju pada Eyes On Me yang dibawakan oleh Faye Wong sebagai musik latar game yang beken di tahun 1998, Final Fantasy VIII. Lucunya, walaupun ngefans banget sama cerita yang mengusung tokoh utama Rinoa Heartilly dan Squall Leonhart ini, gw gak pernah maenin game-nya sampe tamat. Motion sick. Hehehe, blom lima menit maen gw udah puyeng duluan liat layar. Maklumlah, lemah perut :P

Suara Faye Wong yang empuk bikin lagu Eyes On Me langsung terngiang2 dan terpahat dalam ingatan. Sepertinya jika mendengarkan lagu ini sambil memejamkan mata, perasaan haru dan bahagia menyusup dalam hati. Hehehe, berlebihan.

Mari, silakan bernyanyi.


Whenever sang my song
On the stage, on my own
Whenever said my words
Wishing they would be heard.
I saw you smiling at me
Was it real or just my fantasy
You'd always be there in the corner
Of this tiny little bar

My last night here for you
Same old songs, just once more
My last night here with you?
Maybe yes, maybe no.
I kind of liked it your way
How you shyly placed your eyes on me
Oh did you ever know?
That I have mine on you

Darling, so there you are
With that look on your face
As if you're never hurt
As if you're never down.
Shall I be the one for you
Who pinches you softly but sure
If frown is shown then
I will know that you are no dreamer

So let me come to you
Close as I wanna be
Close enough for me
To feel your heart beating fast.
And stay there as I whisper
How I loved your peaceful eyes on me
Did you ever know
That I have mine on you

Darling, so share with me
Your love if you have enough
Your tears if you're holding back
Or pain if that's what it is
How can I let you know
I'm more than the dress and the voice
Just reach me out then
You would know that you're not dreaming

Lirik diambil dari
www.metrolyrics.com


Share on Facebook

Sunday, November 01, 2009

P atau V?

Nopember???
Selamat ganti bulan.

Tetapi ada yang sedikit mengusik. Liat di pojok kanan monitor kok ada yang ngganjel ya? setelah di-cek, ternyata nih OS bilang kalau hari ini adalah tanggal 1 Nopember 2009. Nopember, dengan “P”.

Hari gini masih banyak yang nulis November dengan Nopember atau
Februari dengan Pebruari di berbagai literatur, surat-menyurat birokrat, karya ilmiah,dan tulisan resmi lainnya. Kalau memang cinta Indonesia, harusnya malu buat pake bahasa yang masih “pating njekithut”. Padahal baru beberapa hari dari hari Sumpah Pemuda yang mengakui Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Menurut
Pusat Bahasa Diknas, November (No·vem·ber /NovĂ©mber/ n) adalah nama bulan ke-11 dl tahun Masehi (30 hari). Jadi yang diakui oleh Pusat Bahasa dan dibakukan adalah “November” dengan “V”.

Blog ini memang gak ditulis dengan gaya bahasa baku karena merupakan terjemahan luwes dari kepala agar gak kaku kek karya ilmiah. Tetapi sebisa mungkin, (paling tidak) hal-hal baku seperti nama bulan, pemakaian titik–koma, ataupun pemakaian awalan–akhiran akan mengikuti gaya penulisan baku yang ditetapkan.

Jadi, bebas itu bertanggung jawab, Kawan. Bebaslah berkreasi, tetapi pegang dulu pokok intinya.

Ngomong2, tadi malem gw Halloween-an dengan menikmati sajian Google Doodle menyambut Halloween 2009. Lucu banget idenya. Tampilan awal adalah G-O-O-G-L yang putih transparan dan kehantu-hantuan serta huruf E yang diganti permen Jack-o-Lantern.

Click or Treat 1

Kalau di klik kedua, tampilan berubah dengan susunan permen menggantikan huruf2 Google.

Click or Treat 2

Klik ketiga, lebih banyak permen (Bapaknya si Willy Wonka bakal ngamuk2).


Click or Treat 3

Klik keempat akan memperlihatkan sisa bungkus permen yang udah dibuka. Wondering sampah2 ini mau di-recycle ke mana ya? Hehehe….


Click or Treat 4