Monday, October 18, 2010

Inconvenient Truth

Sore itu saya dan Lelaki Beranak Satu kembali dipertemukan dalam obrolan hangat. Tema obrolan masih berputar-putar pada rencana masa depan dan strategi-strategi meraihnya.

Law : Masih inget jalan2 kita ke Temanggung delapan tahun lalu? Dalam foto itu cuma aku aja yg sekarang belum nikah.

LAS: Tembi? Hehehe…

Law : Iya.

LAS: Tidak perlu terlalu dipikirkan, semua ada waktunya.

Law : Yang paling terakhir nikah itu kau ya? Itu sudah 1,5 tahun

lalu kalau gak salah?

LAS: Hmmm... kayaknya iya. Tidak ada sesuatu pun yg membuat harus buru2 menikah. Menikah adalah untuk dijalani 30-40 tahun ke depan. Menambah sekian tahun buat memilih adalah sangat masuk akal.

Law : Hehehe, aku gak keburu2 kok. Baru dapat wejangan dari Boss. Katanya kalo bujang liat pasutri keknya jadi kepengen nikah tapi pasutri liat bujang pengen jadi bujang lagi.

LAS: Man wants his wife never changed after married, woman thinks his husband changed after married. Both of them are wrong.

Law : Wow, dapet dari mana kata-kata bijak itu? Sex and the City lagi?

Hidup memang penuh komedi dan Sex and the City benar-benar populer dalam kasus ini.



Foto liburan di Temanggung, delapan tahun lampau.


Share

3 comments:

raid.in.june said...

Sumpah, bukan dr sex in the city!

:D

mawi wijna said...

saya suka quote nya :)

matahari said...

:)

thanx...