Sunday, October 17, 2010

Kisah Dua Perempuan dan Sepenggal Malam

Ponselku bergetar untuk kali yang kedua. Dalam posisi nirsuara pun aku tetap tahu bahwa ada dua pesan pendek yang diterima oleh ponsel dalam kantung celana. Tetapi siapapun yang mengirim pesan dan apapun isi pesan tersebut, aku memilih untuk mencurahkan segenap konsentrasi guna memahami semua arahan Manajer mengenai penanganan permasalahan marketing yang krusial pada malam itu.

Tiga puluh menit berselang, aku melangkah pulang dengan isi kepala penuh dengan strategi marketing, rencana pelaksanaan, serta intrik yang mungkin menyertainya. Hari-hari ke depan akan menjadi hari-hari yang panjang buatku. Kuraih ponsel yang sedari tadi aku kesampingkan, mungkin ada berita bahagia yang bisa membuat nyala semangat ini semakin berkobar.

Mataku segera terpaku pada dua pesan di kotak masuk yang dikirim oleh dua perempuan, Kembang Bekasi dan Bunga Jepara.

KB : Law, lo apa kabar????? Gw kok tiba-tiba kangen yak?
BJ : Lagi ngaps, Lon? Kok tiba-tiba aku kangen karo kowe ya?

Terakhir kali bertukar kabar dengan mereka adalah lewat dari sebulan lalu. Rasa hangat menjalar dalam hati karena kebetulan yang menyenangkan ini belum pernah aku alami sebelumnya. Tanpa menunggu waktu terbuang aku segera membalas pesan-pesan tersebut dan malam itu tiga orang sahabat karib mencairkan rasa rindu mereka.

Seperti yang terjadi berulang kali, lewat pesan pendek maupun lewat pesan instan, perempuan-perempuan yang menghubungiku adalah istri orang lain. Tuhan selalu punya rasa humor yang tinggi untuk disisipkan dalam hidupku.



Share

No comments: