Saturday, October 02, 2010

komunikasi ala Jawa

Salah satu warung makan favorit saya d Kupang adalah Warung Hana Putra Solo. Mengaku dari Solo, si empunya warung menyajikan sajian khas berselera jawa tengah; sate puyuh, pecel, ayam bakar dll. Tempat yang tepat untuk melepas kangen kampung halaman.

Seperti siang itu, setelah bersitegang krn mobil saya ditubruk mobil yg sedang mundur (hubungi saya bagi yang mengerti bahasa Indonesia untuk "kunduran") di bawah matahari Timor yang menyengat, sepertinya nikmat sekali jika dapat merasakan selera asal setelah lebih dari 2 bulan meninggalkan Jawadwipa.

Seperti ada sesuatu yang hilang dalam suasana ramai warung di siang hari itu. Segera saya tahu penyebabnya, TV-nya mati.

Law : Tumben TV-nya gak nyala, Mas.
Pemilik warung : Oh, Mas minta TV-nya dihidupin? (segera "tanggap ing sasmita" mengambil remote TV dan sekejap kemudian wajah Jane Shalimar muncul di MetroTV).

Ternyata, walopun terpisah jauh dari kampung halaman, komunikasi ala Jawa masih bisa dipakai.


Share

No comments: