Tuesday, November 09, 2010

Kuceritakan Satu Rahasia

Aku belum pernah merasakan takjub akan jalan tikus ini. Jalan yg selama aku lalui mondar-mandir di Kota Karang ini. Pemandangan kota tampak menjadi sangat berbeda jika dilewati dengan berjalan kaki. Saat ini aku membuat suara gemerasak berjalan di atas bangkai daun kering, yg rontok tak kuasa menahan embusan angin. Di atas sana, Pohon Kapuk Randu berjabat erat dengan Pohon Flamboyan membuat jejaring raksasa, memayungi pejalan kaki dari terpaan matahari. Sedikit cahaya yg berjaya meloloskan diri membuat bingkai larik-larik cahaya. Dendang garingpung melengkapi pengalaman ajaibku.

Sepertinya aku telah menemukan musim panas yg hilang itu.


Share

3 comments:

d' Luthvia said...

cengar-cengir pengen ke kupang (tapi yang bener2 freeeeeeeeeee :D)

Keknya banyak yang isa dijelajahi...makin jarang orang dateng = makin asli :D

matahari said...

:)

menyengangkan bisa dekat dengan alam

Luthvia said...

hohoho....bolehlah kapan2 aku datang menjenguknya :D