Tuesday, December 14, 2010

Sumba Pagi Ini

Matahari masih menggeliat dari balik selimut mendung,
tetapi alam telah menggelar lukisannya di panggung Bukit Lamboya,
Asap dapur menyusup perlahan dari atap jerami yg basah oleh gerimis,
ditelan oleh sisa2 kabut yg bergelayutan manja di antara pahatan bukit savanah,
Di antara dingin dan uap air, udara disisipi bau humus basah membersihkan jiwa,
Dari puncak bukit, batu megalitikum berlumut tempat bersemayam leluhur selama ribuan tahun menjadi saksi lukisan alam ini,
Serupa dengan lukisan lainnya yg menemaniku selama 12 purnama menjelajahi Kepulauan Tenggara Indonesia.


Share

1 comment:

NIZAM said...

nice blog let's make afriend http://sumbanese.blogspot.com/p/member.html