Friday, January 13, 2012

Ordo Ab Chao

Seperti ruang sempit tempatku bernaung saat ini, kemarin luluh lantak berantakan namun hari ini perlahan menemukan bentuknya. Mungkin dimulai dengan susunan mosaik di pojokan ruang yg nantinya akan terpasang dapur. Kemudian menyusul sofa mungil berwarna abu-abu di ujung ruang tengah, lalu menyusul entah apalagi. 

Tentu saja akan terasa perih mengingat apa saja yg harus aku gadaikan untuk sebuah perasaan ini, namun aku tak risau dengan apa yg akan terjadi. Karena aku sangat menyukai "saat ini", saat ketika waktu berjalan seolah selamanya. 

Bahkan tak mengindahkan pertanyaan mereka mengenai akankah aku menemukan kedamaian setelah semua kekacauan ini berakhir. 

Terjatuh, tergulung ombak, menelan bergalon air asin, namun ketika seorang peselancar mencapai pantai, ia akan kembali ke tengah laut mencari ombak. Aku terlalu muda untuk beristirahat. 

Saat ini terlalu dini untuk menyerah kepada waktu. 


Share

4 comments:

okky said...

Aku tidak termasuk didalam mereka yg bertanya padamu mengenai "akankah kau temukan kedamaian?" :D
Aku hanya berkata: "aksesoris baru dirumah itu yg akan membawamu pada kedamaian, karena rumahmu idealnya adalah ketenanganmu."
Semangat buat ombak ini! :D

Lawni Tenisa said...

:) hehehe meracau nih

dek lut said...

Sepertinya saya terlalu muda untuk mengerti itu, karna saya sama sekali tak mengerti.

Lawni Tenisa said...

hanya catatan marginal aja kok :)