Thursday, June 28, 2012

Kemudahan Transaksi BCA dalam Keseharianku


Jarum menunjukkan pukul 05.20 WIB dan di sepagi ini aku sudah mengantri di depan gerai kopi di Bandara Soekarno-Hatta. Penerbangan “early bird” memang bukan hal yang aku suka. Untuk cepat mengusir kantuk, aku butuh kafein dosis tinggi yang tidak bisa aku dapat dari takaran kecil kopi. Untungnya kartu kredit BCA menawarkan promosi “free up-size” yang saat ini sangat aku butuhkan.

Aku pilih meja paling sudut, meja yang terlindung dari lalu lalang manusia sementara aku masih ingin sedikit ketenangan di pagi buta ini. Belum sempat menyeruput kopi hitam kesukaanku, ponselku bergetar. Adikku menelpon, aku jadi ingin tahu apakah dia sudah berhasil keluar dari kemacetan bandara setelah susah payah mengantarku sepagi ini.

“Hei, Dek. Sudah keluar dari bandara?”
“Belum, Mas. Mau cari sarapan dulu. Aku baru liat bensinnya mau abis, Mas.”
“Hahaha, aku lupa ngasih uang ke kamu. Di laci bawah setir ada kartu Flazz, aku rasa saldonya cukup untuk isi bensin sampe penuh.”
“Praktis banget bisa bayar bensin pakai kartu?”
“Hehehe, kamu tau banget aku males bawa uang tunai banyak. Apalagi Flazz juga bisa buat bayar parkir. Kalo pas lagi ada promo, bisa gratis tuh parkirnya. Praktis bin pintar, solusi untuk kemudahan transaksi di Jakarta.”
“Padahal parkir di Jakarta kan mahal, Mas.”
“Trus kamu enggak jadi beli mobil, gitu?”
“Sebenernya butuh, sih. Apalagi nanti kalau Adit pindah ke Jakarta.”
“Iya lah, biar kamu dan istrimu bisa bergerak bebas di Jakarta.”
“Tapi harganya itu lho, Mas.”
“Yang minggu kemarin kamu lihat itu?”
“Kondisinya bagus banget sih, Mas. Tapi agak terlalu mahal untuk tahun segitu.”
“Kan kemarin udah kita bahas, aku bisa bantu sedikit. Sisanya kamu bisa ambil kredit di bank. BCA tuh ada solusi perbankan buat orang-orang yang ingin punya kendaraan kendaraan idaman seperti kamu.”
“Iya deh, Mas. Tar siang aku mau izin kantor buat ke BCA. By the way, pesenanku udah datang nih. Nanti aku kabari lagi.”
“Oke. Enjoy.”

Sambungan telepon ditutup dan aku bisa kembali berkonsentrasi pada kopi hitam hangat yang telah menunggu.
  
Setahun lalu aku masih bisa dikatakan konservatif dalam hal perbankan. Layanan perbankan, produk perbankan, dan solusi perbankan buatku hanya berarti menyimpan uang dan kartu ATM. Namun seiring dengan aktifitasku yang meningkat, aku memerlukan bank yang mengerti benar kebutuhan finansialku.
 
Bank yang bisa aku andalkan dalam setiap transaksi akomodasi perjalanan-perjalanan dari pesawat ke pesawat dan berpindah dari hotel ke hotel pada perjalanan bisnisku.

Bank yang memudahkan aku membayar segala tagihan rumah tangga bulanan karena aku bukan orang yang punya banyak waktu membayar tagihan-tagihan itu satu persatu.  

Bank yang dengan sopan mengingatkan batas waktu pembayaran kartu kredit yang sudah lewat karena aku lebih perhatian pada tanggal deadline proyek-proyekku.

Bank yang tahu benar betapa aku mendambakan kebebasan finansial dan mampu mewujudkannya dengan memberikan saran atas layanan investasi yang tepat. 

Serta bank yang aku harap bisa memberikan solusi dan mewujudkan rencana masa depan dalam rencana berkelana menuju Durbar Square Kathmandu atau rencana ambisius untuk mapan di satu petak tanah yang bisa aku sebut rumah.

Cukup luar biasa pengalaman yang aku dapat dalam setahun menggunakan BCA sebagai “badan pengatur“ keuangan pribadi. Luar biasa mengingat perubahan dari seseorang yang konvensional menjadi yang bisa memaksimalkan manfaat layanan dan produk BCA. Gaya hidup impian dari seseorang yang pada pukul 05.20 WIB sudah mengantri boarding pesawat untuk perjalanan bisnis.

Suara pengumuman penerbangan mengembalikanku pada secangkir kopi yang dua pertiganya sudah mengganjal mataku. Cepat-cepat aku habiskan sisanya, aku tak mau menyia-nyiakan hasil up-size yang aku dapat sebelum masuk ke dalam pesawat dan terbang meninggalkan hiruk pikuk bandara ini. 

3 comments:

Kemudahan Transaksi said...

Semoga sukses dengan kontes Kemudahan Transaksi. Saya tunggu kunjungan baliknya ya :p

shost said...

semoga sukses gan lombanya

Lawni Tenisa said...

terims ksdih kunjungannya Gan

#djempol