Monday, December 16, 2013

Dena dan Kawan-kawan Barunya

Tes postingan pertama dengan pakai smartphone.

Dena and her new friends. Photo was taken a few months ago on Surabaya car free day.

Leidena and Lawni


Long story short, we are getting married. It was like on a roller coaster ride. It is going to be a roller coaster ride, but at least I have someone to ease the ride.

The day I proposed.


May 11th, Skye Bar & Resto, Jakarta



The pop up card.

The Engagement Photo


@ Wiladatika Park, Cibubur

The Invitation


Bismillah...

Share

Wednesday, October 09, 2013

Wednesday, August 28, 2013

Eat Your Vegies While You Can, Kiddo!



A regular size lunch set placed before me, a normal 500 calorie boost for 175 cm high and 80 kg me. It’s enough to give me energy for the remaining office hours. My friend ordered large amount of lunch, suited his body mass he said. It was a supportive statement for “the larger one species is, the larger amount of calorie intake they need” indeed. 

A Brachiosaurus dinosaur 40 to 50 feet tall lived on the abundant rain forest consumes 200 to 400 kilograms (440 to 880 lb.) of plant matter daily. And after millions of years apart, adult African elephant can only consume as much as 150 kg (330 lb.) of food daily. Throughout history, the species roaming the earth is relatively smaller due to the challenges to find source of food.

Perhaps in million years ahead, astronauts from another planet set foot on earth saying “Home Base, are you sure there is a living intelligent being on earth? We only see crawling shiny winged spiny legged creatures which we called back home cockroach.”
  

Share

Friday, July 05, 2013

Bukan Negara Dunia Ketiga



Sebagai penikmat angkringan, satu pukulan yang telak ketika terkena diare sehabis menikmati  kuliner keuskaan itu. Celakanya, angkringan penyebab diare adalah angkringan favorit. Akibatnya, selama 3 hari harus berakrab2 ria dengan toilet dan deg2an apakah kentut yang keluar harus bersama limbah cair. 


Banyak obat saya telan. Tapi masih saja dalam sehari saya bisa bolak-balik ke toilet banyak kali. Untuk menjaga agar tubuh cukup tenaga dan air, saya berusaha untuk minum oralit. Sebagai warisan Negara Dunia Ketiga, saya sangat tau persis bagaimana membuat pertolongan pertama dalam diare : larutan campuran gula dan garam. 


Namun ketika harus masuk kantor dengan kondisi yang tidak fit, nasib berkata lain.

Saya : “Mbak, di BRIGHT CAFÉ ini sedia Poc@ri Sweat gak?”

Café Attendant : “Maaf, Pak. Kami tidak jual”

Saya : “Kalo oralit bisa buat kan?”

Café Attendant : “uuuummm….”

Saya : “Itu loh, campuran gula dan garam.”

Café Attendant : “Ooooh, kalo gula n garam kami ada.”

Saya : “Nah, kebetulan, mita tolong buatkan please…”

Café Attendent : “Baik, Pak.”



Saya pikir saya akan selamat. Tapi yang saya teguk ketika si Café Attendant menyerahkan campuran tersebut adalah larutan garam saja, asin to the max.



Saya bingung, kenapa formula dasar penanggulangan diare yang sempat didengung2kan dalam iklan layanan masyarakat lebih dari 20 tahun lalu gagal dieksekusi. Tetapi hal ini saja merupakan : 

1. Indikator bahwa perekonomian Indonesia sudah baik sehingga ORALIT tersedia di apotek dan took, gak usah bikin sendiri,
2. Indikator bahwa kesehatan Indonesia sudah meningkat karena diare sudah tidak dikenal,
3. Café Attendant hanya melakukan tugasnya, SOP. Bahwa yang dia tawarkan adalah produk yang ada saja. Bahwa ORALIT tidak termasuk dalam menu,


Iseng2 saya bertanya kembali setelah rasa kaget hilang.

Saya : “Mbak tahu caranya bikin ORALIT?”

Mbak Café Attendant hanya menggeleng perlahan.



Note : campuran oralit (gula dan garam) adalah campuran untuk pertolongan pertama dalam diare agar tubuh cukup tenaga dan terhidrasi dengan baik. Caranya adalah mencampur dua sendok teh gula dan setengah sendok the garam dapur ke dalam satu gelas air matang dan diminumkan ke penderita diare.


Share

Thursday, April 04, 2013

Semuanya tentang Passion

Sebuah Mercedes Benz dua pintu terparkir ngangkang di trotoar jalan Bungur Besar. Plat nomornya sedimikian rupa dibuat sehingga mirip dengan nama toko tempat dia parkir, toko penjual obat alternatif untuk pengobatan wasir dan penyakit yg mengganggu kenyamanan duduk lainnya.

Teman : wuih, jualan obat alternatif aja bisa beli Mercy, Bos! Pasti market n margin-nya gede.
Saya : gw sih gak mau masuk ke bisnis itu.
Teman : kenapa lo? takut saingan? mungkin dia sudah established tapi Mercy itu kan bukti kalo bisnis ini menjanjikan. 
Saya : bukan persaingan, tapi "the lack of passion". kalo "passion" lo adalah urusin pantat orang seumur hidup sih silakan aja. kebayang gak harus research buat diferensiasi produk?

Tapi sepertinya memang bisnis urusan pantat itu memang menggiurkan.

Share

Friday, March 15, 2013

What a Joke :)

Menurut kamus online, kata "joke" adalah :

1. something said or done to provoke laughter or cause amusement, as a witticism, a short and amusing anecdote, or a prankish act: He tells very funny jokes. She played a joke on him.
2. something that is amusing or ridiculous, especially because of being ludicrously inadequate or a sham; a thing, situation, or person laughed at rather than taken seriously; farce: Their pretense of generosity is a joke. An officer with no ability to command is a joke.
3. a matter that need not be taken very seriously; trifling matter: The loss was no joke.
4. something that does not present the expected challenge; something very easy: The test was a joke for the whole class.

Tapi kalo liat di kamusku, pencarian kata "joke" akan menemukan Penilaian Final Tahun 2012 atas nama saya.

Share

Wednesday, March 06, 2013

Lost in Translation

Working in a world class company means you got a lot of exposure to foreigners. Better looking but still as salesmen, they tried to sell their product persistently. A kind of determination I really needed. On meetings, they often nodded as if they understood what we were talking in Bahasa Indonesia, just to please the future client. And they took every opportunity to speak to deliver a bigger chance to succeed, to sell the product we scarcely needed.  

My favourite moment was when Mr Bule said "Can i speak in English?" before he spoke. 

Yeah sure you can, Dude. But I bet a lot of us did not understand.
 

Share

Monday, March 04, 2013

Are You Feeling Good Today?


ulat_busuk: bapak - ibu sehat?
ulat_busuk: lu di rumah, kan?
opakkoplak: sehat
opakkoplak: gw jd inget pas elu tanya bapak udh nakal lg
ulat_busuk: knapa inget bapak nakal?
opakkoplak: waktu itu kan elu tanya bapak udh kliatan nakalnya belum
ulat_busuk: udah nakal sekarang?
opakkoplak: gw pikir pertanyaan macam apa itu.
opakkoplak: orang tua kok nakal
opakkoplak: ternyata gw buktiin sendiri yg dimaksud nakal itu..
opakkoplak: sak penake dhewe
ulat_busuk: gimana?
opakkoplak: maksudku komentar2 aneh nyletuk pas liyat berita tivi
opakkoplak: nyanyi2 sendiri..
opakkoplak: walang kekek walange kadung
opakkoplak: mabur maneh menclok ning lawang..
opakkoplak: lalelung lalelung lelalelung..
opakkoplak: hihihihihi
ulat_busuk: hehehe
ulat_busuk: itu tandanya udah lumayan enakan
opakkoplak: hu uh
ulat_busuk: kalo masih gak enak badan kan lemes
opakkoplak: feeling good is important katanya
opakkoplak: feeling good means healthy body and mind.

Betapa kemajuan teknologi bisa merekam emosi manusia.


Share

Saturday, January 26, 2013

Dear Consumer

Di sebuah Gas Station di Jakarta Utara, saya liat seorang konsumen convenient store menyalakan rokok tepat setelah dia keluar dari toko. Tergopoh-gopoh saya mencegah dia melangkah lebih jauh dengan rokok menyala.

Saya : Mas, Mas, Mohon maaf, dilarang menyalakan rokok di area Gas Station.
Konsumen : Lho, Mas. Kan di toko jualan rokok? Gak usah jualan rokok aja kalo gak boleh dinyalakan di sini.
Saya : Mas, tokonya juga jualan kondom.


Share