Friday, July 05, 2013

Bukan Negara Dunia Ketiga



Sebagai penikmat angkringan, satu pukulan yang telak ketika terkena diare sehabis menikmati  kuliner keuskaan itu. Celakanya, angkringan penyebab diare adalah angkringan favorit. Akibatnya, selama 3 hari harus berakrab2 ria dengan toilet dan deg2an apakah kentut yang keluar harus bersama limbah cair. 


Banyak obat saya telan. Tapi masih saja dalam sehari saya bisa bolak-balik ke toilet banyak kali. Untuk menjaga agar tubuh cukup tenaga dan air, saya berusaha untuk minum oralit. Sebagai warisan Negara Dunia Ketiga, saya sangat tau persis bagaimana membuat pertolongan pertama dalam diare : larutan campuran gula dan garam. 


Namun ketika harus masuk kantor dengan kondisi yang tidak fit, nasib berkata lain.

Saya : “Mbak, di BRIGHT CAFÉ ini sedia Poc@ri Sweat gak?”

Café Attendant : “Maaf, Pak. Kami tidak jual”

Saya : “Kalo oralit bisa buat kan?”

Café Attendant : “uuuummm….”

Saya : “Itu loh, campuran gula dan garam.”

Café Attendant : “Ooooh, kalo gula n garam kami ada.”

Saya : “Nah, kebetulan, mita tolong buatkan please…”

Café Attendent : “Baik, Pak.”



Saya pikir saya akan selamat. Tapi yang saya teguk ketika si Café Attendant menyerahkan campuran tersebut adalah larutan garam saja, asin to the max.



Saya bingung, kenapa formula dasar penanggulangan diare yang sempat didengung2kan dalam iklan layanan masyarakat lebih dari 20 tahun lalu gagal dieksekusi. Tetapi hal ini saja merupakan : 

1. Indikator bahwa perekonomian Indonesia sudah baik sehingga ORALIT tersedia di apotek dan took, gak usah bikin sendiri,
2. Indikator bahwa kesehatan Indonesia sudah meningkat karena diare sudah tidak dikenal,
3. Café Attendant hanya melakukan tugasnya, SOP. Bahwa yang dia tawarkan adalah produk yang ada saja. Bahwa ORALIT tidak termasuk dalam menu,


Iseng2 saya bertanya kembali setelah rasa kaget hilang.

Saya : “Mbak tahu caranya bikin ORALIT?”

Mbak Café Attendant hanya menggeleng perlahan.



Note : campuran oralit (gula dan garam) adalah campuran untuk pertolongan pertama dalam diare agar tubuh cukup tenaga dan terhidrasi dengan baik. Caranya adalah mencampur dua sendok teh gula dan setengah sendok the garam dapur ke dalam satu gelas air matang dan diminumkan ke penderita diare.


Share